Susi Air Mengudara, Bisnis Perusda Anambas Terancam Bangkrut?

BATAMTODAY.COM, Tarempa - Perusahaan Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Perusda Anambas Sejahtera, terancam gulung tikar. Pesawat Indosesia Air Transport (IAT) yang dikelola perusda tersebut akan kalah bersaing dengan pesawat subsidi Kementrian Perhubungan, Susi Air, dengan rute yang sama yakni Kabupaten Kepulauan Anambas - Tanjungpinang.

Direktur Administrasi dan Keuangan Perusda Anambas Sejahtera, M Nasrul, mengatakan, jika pesawat Susi Air tersebut melayani penerbangan dengan rute yang sama, dapat dipastikan penumpang IAT akan beralih ke pesawat tersebut karena harga tiket yang jauh lebih murah.

"Jika Susi Air masuk ke bandara Palmatak, otomatis pesawat IAT yang kita kelola akan gulung tikar. Mereka (Susi Air, red) disubsidi oleh pemerintah. Harga tiketnya juga sangat murah, hanya Rp350 ribu sementara harga tiket IAT Rp1,250 juta karena kita tidak disubsidi," kata Nasrul kepada pewarta di Tarempa, Jumat (27/3/2015).

Nasrul mengatakan, pihak perusda telah melayangkan surat keberatan kepada pengelola bandara ConocoPhilip karena pesawat Susi Air juga akan mendarat di Bandara Palmatak. Menurutnya, pesawat subsidi tidak boleh diberikan jika telah ada transportasi pesawat komersil.

Ia juga mengatakan telah mencoba memberikan solusi dengan mengalihkan subsidi kepada Perusda dari Susi Air sembari menunggu pembangunan Bandara Letung selesai. Menurutnya, jika langkah tersebut dilakukan maka secara otomatis harga tiket IAT akan jauh lebih murah dari harga sekarang.

"Setahu saya pesawat subsidi tidak boleh melayani jalur pesawat yang telah ada pesawat komersil," katanya.

Sumber;
www.batamtoday.com/detail2.php?id=55350

Sumber Gambar; 

www.media.vivanews.com/images/2011/11/23/133236_pesawat-susi-air.jpg


Share on Google Plus

About MUJAHID TECHNOLOGY (TM)

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar